Artikelini menyajikan beberapa contoh tentang puisi cinta yang menyentuh hati, dalam artikel ini juga akan kalian dapati puisi yang masih menyangkut masalah cinta seperti puisi galau, puisi romantis dan masih banyak lagi Merangkai bait bait puisi dari hati. Ku tuliskan tentangmu dalam bait bait puisi Jemariku lincah menari dalam alunan
KataKata Cinta 4 Bait Kata Kata Indah Islamic Quotes Kutipan Alkitab . Kumpulan contoh puisi tentang lingkungan sekolah 3 4 bait singkat dan panjang. Puisi tentang sekolahku 4 bait. Rumah hijau dan asri lingkungan sejuk dan bersih itu yang diinginkan hati. Dalam mempelajari puisi anak kita terlebih dahulu memahami cerita anak karena didalam
12Quotes Pemandangan Kota 40 Kata Kata Caption Tentang Silahkan kunjungi postingan 9 contoh puisi tentang alam pegunungan dan cinta 2 3 4 bait pedesaan untuk anak sd keindahan semesta makna kerusakan hutan indonesia bahasa sunda untuk membaca artikel selengkapnya. Baris larik membentuk suatu bait jumlah larik bisa dimulai dari 4 larik
Salahsatu contohnya adalah puisi 1 bait dan puisi 21 baris berjudul ibu, makna didalamnya mungkin sama dengan apa yang kita rasakan. Terima kasih atas cinta dan pengorbananmu. Itu sesuatu yang harus saya lakukan. Puisi tentang ibu hanyalah sebuah ungkapan hati kita atas cinta yang teramat sangat kepada beliau.
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd Nợ Xấu. Puisi cinta 4 bait adalah rangkaian kata kata tentang cinta dan kata puisi cinta penuh makna menjelaskan prihal cinta dan cerita puisi cinta 4 bait 16 baris yang menjalaskan tentang percintaan dan dipublikasikan blog berkas puisi tentang cinta yang ditulis dalam bentuk puisi 4 bait bercerita seperti puisi cinta modern atau berkisah serupa puisi tentang cinta sejati 4 lebih jelasnya kata puisi untuk cinta, selengkapnya disimak saja berikut ini agar mengerti makna cinta dalam CINTANoni SyafitriTak bisa ku katakan cintajika aku tak mengingatnyatak bisa ku katakan cintaketika aku tak merindukannyaCinta itu butajika cinta itu adatak terlihat kekurangan yang adahanya keindahan yang terlihat oleh mataCinta itu muliakarena mampu bekorban apa sajacinta mampu membuatmu bahagiatapi cinta juga mampu membuatmu terlukaMencintai dengan ketulusanakan ada kebahagiaanmencintai dengan nafsu setanakan mendapati keburukanBatam, 31 Agustus 2021Demikianlah puisi cinta singkat 4 bait baca juga puisi cinta romantis 4 bait dan puisi 3 bait 4 baris tentang cinta dihalaman lain berkas puisi
Contoh puisi bebas ini terdiri 4 bait. Jadi tiap-tiap puisi terdiri dari 4 bait. Adapun tema-temanya bisa dibaca di bawah ini Tak Ada Keindahan Seindah Dirimu Ketika angin berhembus, Dan sungai mengalir dari kaki bukit, Aku melihat keindahan tiada terkira, Bagai dibelai-belai kebahagiaan. Namun... Semua keindahan ini Tak ada apa-apanya Jika dibandingkan kasihmu, Ibu. Karena setiap belaianmu, Setiap pengorbanan dan ketulusan, Lebih indah dari gemericik air, Lebih halus dari hembusan angin. Maka di sini, Aku mulai mengerti Bahwa keindahan itu bukan di luar, Namun ada di dalam hati, seperti dirimu. Bagaimana Aku Kuatkan Hati Baiklah, Aku akan menahan air mataku, Seperti yang kau pinta padaku, Meskipun berat jiwaku oleh duka lara Akupun, Menguatkan dada Agar tak bergemuruh seluruh rasa, Yang hampir membuncah, Karena suka cita. Tetapi, Bagaimana aku menahankan Air mata ini saat rindu mengambang Di antara diriku dan kenangan. Ibunda, Menetes air mataku, Tak kuat rasa hatiku, Jika harus mengenangkan Setiap kebaikan darimu. Senja Merah Merona Setiap kali senja, Dan aku duduk sembari Menikmati angin bersemilir, Maka di saat itu pula, Ada geranjas bahagia Saat kukenang lekat-lekat Wajah Ibunda. Bahagia diri karena dianugerahi, Seorang Ibu yang sangat baik hati, Yang jiwanya sangat penyayang, dan hidupnya penuh pengorbanan. Izinkan diri ini Memberi kebahagiaan, Walau mungkin hanya setetes Di antara lautan bahagiamu. 2. Puisi 4 Bait Tentang Alam Bahagia Di Alam Raya Setiap kali menatap langit-Mu, Yang membentang indah membiru, Disertai sapuan awan gemawan, Lapang pulalah rasa dadaku. Tiba-tiba berlaksa bahagia Memenuhi telaga dalam hatiku, Karena aku tahu Tuhanku Maha Indah. Hari ini, Aku merindukan pertemuan dengan-Mu, Dan esok aku mengharapkan perjumpaan. Aku tahu, dunia ini begitu indah Tapi keindahan abadi hanya di surga. Maka ke sanalah jiwaku menuju Melepaskan diri dari hiruk pikuk dunia. Berjiwa Bagaikan Alam Aku ingin setenang gunung, Selapang langit, Setekun sungai, Seteduh pepohanan. Karena jiwaku menyukai mereka, Begitu pula jiwa-jiwa lainnya. Karena mereka Memberikan ketenangan, Menghadirkan kelapangan, Keteduhan dan pengajaran. Biarlah kunikmati hari ini Berada di tengah-tengah Bentangan alam. Saat Sedih, Di Sini Tempatku Jika kepedihan hidup Menghampiri diri, Melukai hati, Di sini aku sendiri. Melepaskan pandanganku Pada keluasan alam-Mu. Melepaskan duka laraku, Di antara deburan ombak-Mu. Alam ini adalah ayat-ayat; Tanda-tanda betapa Maha Kuasanya Engkau. Maka kecemasan menghilang, Karena kutahu siapa Tuhan-ku. Tuhan pemilik alam raya, Pemilik dunia dan alam baka, Pencipta diriku dan seluruhnya, Kepada-Mulah kembali segala. 3. Puisi 4 Bait Tentang Cinta, Kalau Dibaca Lucu Sekali Sajak Cintaku Galau Kalau hati sedang galau, Pikiran ini selalu kacau, Siang malam selalu resah, Hidup terasa dirundung masalah. Karena cinta semuanya berubah, Memikirkan dia hingga lelah, Membalas cintaku dia tak pernah, Bagaimana hati tidak gelisah. Ingin rasanya cintaku diterima, Tentu dalam hati akan bahagia, Merangkai bahtera rumah tangga, Setia selamanya hingga tua. Namun itu semua hanya impian, bahagia hanya sebatas angan, dia kini sudah menerima pinangan, besok tentu aku menerima undagan. Anaknya Cantik, Bapaknya Galak Cerita cintaku sangat merana, Jatuh cinta pada si cantik jelita, Matanya bening sangat menggoda, Kulit halus laksana sutra. Kalau tersenyum manis sekali, Lebih manis dari madu hutan asli, Kalau cemberut lucu sekali, Tetap cantik bagaikan bidadari. Sayang sayang bapaknya galak, Mudah marah dan menyalak, Aku datang malah dibentak, Untung saja tidak dijitak. Hati ini jadi gemetar, Mau berkata jadi gentar, Lebih baik aku pulang, Daripada nyawa melayang. 4. Puisi 4 Bait 4 Baris Ingat-Ingat Umur Hidup di dunia sementara, Tak selamanya usia muda, Akan datang waktu senja, Kulit keriput karena tua. Akan tumbuh uban di kepala, itulah awal dari pertanda, bahwa engkau mulai renta, umurmu di dunia tak akan lama. Matapun jadi lamur, Otot-otot pun jadi kendur, Sebentar lagi habis umur, Lalu masuk ke liang kubur. Cepat-cepatlah bertaubat, Sebelum ajal makin mendekat, Jangan lupakan amal sholat, Agar bahagia di dunia akhirat. 5. Puisi Bebas 3 Bait Dimana hendak mencari bahagia Di pantai, gunung, ataukah harta, Ternyata bukan di luar sana, Bahagia ada dalam jiwa. Bahagia adalah dalam sholat, ada pada saat sedekah, ada dalam setiap kebaikan, ada pada setiap kebaikan. Jangan pernah cari bahagia, Dengan menumpuk-numpuk harta, Carilah bahagia, Dengan menumpuk amal kebaikan. 6. Puisi 4 Bait Tentang Sekolah Di sini aku mencari ilmu, Kucari dari para guru, Di sini pula aku banyak bertemu, Dengan sahabat dan kawan-kawan. Sekolah ini akan membuat rindu, Banyak kenangan begitu syahdu, Kalau ingat tentu pilu, Banyak cerita yang tak kulewatkan. Semua guru membimbingku, Banyak teman suka menghiburku, Di sekolah tak pernah jemu, Itulah cerita yang tak mungkin kulupakan. 7. Puisi 4 Bait Tentang Kepahlawanan Engkau berperang dengan gagah, Menghalau perusak dan penjajah, Walau nyawa sebagai taruhan, Semua itu tak kau pedulikan. Asalkan bebas dan merdeka, Anak negeri tidak terjajah, Rela kau berikan nyawa, Bagai negeri yang tercinta. Cita-citamu akan kulanjutkan, Membangun negeri aman makmur, Rakyatnya bahagia sejahtera, Tidak kekurangan apapun jua. Semangatmu akan kuwarisi, Tekun belajar membangun negeri, Menjadi negara terdepan, Maju berkembang di segala bidang. 8. Puisi 4 Bait Tentang Sahabat Sahabat, Engkau adalah Pohon teduhku, Sungai gemericikku. Engkau adalah Cahaya surya hangatku, Senja paling indahku, malam-malam berbintangku. Engkau adalah Tokoh utama dalam ceritaku, Teman setia dalam duka citaku, Penyempurna saat-saat bahagiaku. Terimakasih Untuk semua yang kau berikan, Dari tawa, hingga kesetiaan, Kan kuingat di sepanjang kenangan. 9. Puisi 4 Bait Tentang Alam Pantai Semilir angin Berhembus menerpa wajahku, Membawa aroma tak terlupakan, Saat kududuk di tepi pantai. Deburan ombak, Bergemuruh suaranya di telinga, Memberikan hati sebuah ketenangan, Sambil menerawang segala kenanga. Kulepaskan pandangan, Laut dan langit di titik pertemuan, Alangkah luas alam ciptaan, Termenung diriku tentang Tuhan. Moga esok bila kumati, Kumati dalam penuh ampunan, Agar diri menjadi penghuni, Surga indah yang dijanjikan. 10. Puisi Tentang Alam Pedesaan Anak kecil bermain-main, Dengan lumpur di pesawahan, Tawanya lepas berderai, Mewakili hati penuh kebahagiaan. Sungguh permai alam pedesaan, Angin berhembus penuh kesejukan, Udara bersih tidak ada kotoran, Membuat hari-hari begitu nyaman. Hari ini aku datang, Ke desa ini aku pulang, Setelah lelah seharian, Hidup di kota sesak dengan keramaian.
sumber Apabila kamu sedang mencari puisi 4 bait untuk tugas sekolah, simak beragam contohnya di sini! Puisi adalah karya sastra yang bertujuan sebagai tempat curahan perasaan, ide, dan gagasan pengarang serta penulis. Tak hanya itu, puisi juga bisa menjadi sarana mengekspresikan emosi, suasana hati, kekaguman, kegelisahan, keresahan, dan suasana hati lainnya. Ketika menulis puisi, penulis dibebaskan untuk menulis karya dengan panjang yang mereka inginkan. Namun, umumnya untuk tugas, puisi harus memiliki panjang sekitar empat bait. Melansir dari dan simak contoh puisi 4 bait tentang beragam tema yang bisa kamu jadikan referensi di bawah ini! sumber 1. Bahagia di Alam Raya Berikut adalah puisi tentang alam dengan panjang empat bait Setiap kali menatap langit-Mu, Yang membentang indah membiru, Disertai sapuan awan gemawan, Lapang pulalah rasa dadaku. Tiba-tiba berlaksa bahagia, Memenuhi telaga dalam hatiku, Karena aku tahu Tuhanku Maha Indah. Hari ini, Aku merindukan pertemuan dengan-Mu, Dan esok aku mengharapkan perjumpaan. Aku tahu, dunia ini begitu indah, Tapi keindahan abadi hanya di surga. Maka ke sanalah jiwaku menuju Melepaskan diri dari hiruk pikuk dunia. 2. Pantai Cinta Berikut adalah contoh puisi cinta yang menarik dengan panjang empat bait Ini pantai cinta Saksi bisu asmara Kisah kita berdua Ikrarkan akad setia Hamparan pasir putih menggoda Berhiaskan pelangi mengecup semesta Butiran kasih menggenggam rasa Usia kita muda Puncak asa bergelora Dunia milik berdua Problema seakan sirna Putih biru cinta pertama Kembang gula serta bunga Bukti hati telah terpesona 3. Sajak Cintaku Galau Kalau hati sedang galau Pikiran ini selalu kacau Siang malam selalu resah Hidup terasa dirundung masalah Karena cinta semuanya berubah Memikirkan dia hingga lelah Membalas cintaku dia tak pernah Bagaimana hati tidak gelisah Ingin rasanya cintaku diterima Tentu dalam hati akan bahagia Merangkai bahtera rumah tangga Setia selamanya hingga tua Namun itu semua hanya impian Bahagia hanya sebatas angan Dia kini sudah menerima pinangan Besok tentu aku menerima undangan 4. Pemandangan Indah Wahai Tuhan Aku memendam kagumku pada-Mu Dari malam hingga ketemu malam Tak pernah padam api pesonaku Hembusan angin gunung Indahnya tarian tumbuhan Rasanya nyaman Bagai taman surga di bumi Sempurnalah alam ini Terpesona aku Terpana aku Harus dijaga selalu Agar tak pernah sirna Terjangan laut pun adalah kebiasaan alam Batu karang dipecahnya Aneka fauna terhempas Dari dasar laut paling dalam 5. Guru Sang Pelita Rautmu tak pernah terlihat lelah Panas dan hujan pun engkau tetap mengajar Demi semua anak didikmu Demi masa depan semua anak didikmu Wahai guru Kau adalah pelita yang bersinar Terang benderang kala gelap Kau adalah pahlawan tanpa tanda jasa Tuk memajukan bangsa Kau telah mengajarkari kami banyak pengetahuan Ilmu, kepatuhan, dan kedisiplinan Kau ajari kami lewat lisan juga sikapmu Kau adalah teladan bagi kami semua Terima kasih Wahai guru Jasamu kan kuukir Dalam hati pun pikiranku 6. Kakak Perempuan Si Penyayang Aku mempunyai seorang kakak perempuan Tak pernah sehari pun tak mengomel Selalu memberikan siraman rohani di pagi hari Membuat hari-hari tak lagi sunyi Kakak perempuan adalah manusia yang paling menyebalkan Selalu mengatur dan memberikan perintah Tak pernah mau sedikitpun mengalah Padahal, jelas-jelas dia yang salah Kakak perempuan selalu mengajak bertengkar Hal ringan pun bisa menjadi bahan keributan Selalu memancing kemarahan dan kemurkaan Tak pernah sekalipun diam dengan tenang Meskipun kakak perempuan adalah makhluk menyebalkan Tetapi, dia adalah si paling penyayang Selalu memberikan perhatian Tak pernah meninggalkan adik sendirian 7. Pantun tentang Guru Ini adalah contoh puisi guru dengan panjang empat bait sumber *** Semoga ulasannya bermanfaat, ya. Dapatkan informasi beragam topik hanya di laman Yuk, follow Google News sekarang juga untuk mendapatkan berita terbaru! Jika sedang mencari rumah untuk keluarga tercinta, adalah pilihan yang tepat, lo. Ya, kini mencari properti semakin mudah karena kami selalu AdaBuatKamu.
Puisi menjadi salah satu cara untuk menuangkan perasaan dan pikiran tentang segala hal, termasuk tentang sekolah. Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga tempat untuk tumbuh dan mengembangkan kesempatan ini, kami sajikan kumpulan puisi tentang sekolah yang masing-masing terdiri dari 4 bait. Melalui puisi ini, penulis ingin menyampaikan betapa pentingnya sekolah dalam membentuk karakter dan mengejar impian serta memotivasi siswa lain untuk mengekspresikan pengalaman mereka melalui Puisi 4 Bait “Rumah Pencetak Akhlak”Karya Putu Surya Nata Sekolahku… pencetak akhlak Tempat panduan jejak demi jejak Menjadi tumpuan untuk berpijak Dalam liku dunia yang penuh gejolakSekolahku… pencetak akhlak Tempat mengasah jiwa dan juga otak Agar sikapku pandai bertindak Dalam hidup yang sulit ditebakSekolahku… pencetak akhlak Rumah yang indah semulia sajak Tempat naungan para guru yang bijak Mengajar dengan kasih yang banyakSekolahku… pencetak akhlak Menumbuhkan semangat tuk bergerak Mendorongku tuk kuat menanjak Agar masa depanku bersinar kelak2. Puisi 4 Bait “Sekolahku Yang Asri”Karya Ari Wulandari Di sana terhampar hijau rerumputan Begitu asri, menyegarkan pandangan Di pojok halaman, bunga bermekaran Menyebarkan aroma yang semerbakBerteduh di bawah pohon rindang Sekolahku yang asri, tempatku belajar Di dalam kelas, suasana tenang Guru bijaksana, membimbing dengan sabarPelajaran bermakna, diberikan dengan seksama Kami belajar dengan penuh semangat Meraih prestasi dan cita-cita Untuk wujudkan masa depan gemilangSekolahku yang asri nan menawan Tempat belajar menjadi insan yang hebat Membentuk karakter yang mulia Menjadi generasi penerus bangsa3. Puisi 4 Bait “Wahana Mencari Pelita”Karya Putu Surya Nata Sekolahku, tempat mencari pelita Yang buatku mengerti akan realita Yang buatku paham mitos dan fakta Menjadi suluh dalam jejak gulitaSekolahku, tempat belajar kata Melantunkan nasihat seindah permata Agar hidupku tak lagi buta Dalam dunia yang dibayangi dustaSekolahku, tempat menuntun cita Mengajarkanku sejuta cerita Tentang ilmu, peradaban dan cinta Jadi petunjuk di kehidupan nyataSekolahku, tempat mengupas talenta Mendorongku berkarya dan mencipta Memotivasi belajar setinggi semesta Agar masa depan tak terlunta-lunta4. Puisi 4 Bait “Tempatku Menggapai Asa”Karya Ari Wulandari Di dalam dinding-dinding ini Tempatku menggapai asa yang tinggi Dengan tekad dan semangat di hati Menuntut ilmu tanpa hentiGuru-guru bijaksana di sini Menuntun dan membimbing kami Dari yang tak tahu jadi mengerti Membuka pintu wawasan sejatiDi kelas yang riuh dan ramai Kami saling belajar dengan damai Membentuk karakter yang terpadu Dalam ikatan kekeluargaan yang utuhDi ruang-ruang perpustakaan Buku-buku menanti untuk dibaca Membuka jendela ilmu pengetahuan Menambah wawasan serta pengalaman5. Puisi 4 Bait “Melodi Kerinduan Sekolah”Karya Putu Surya Nata Rindu di jiwa kian merekah Teringat pada kenangan indah Kenangan lama tentang sekolah Tempat awal mengukir sejarahRindu di dada kian menggoda Terkenang kala masa bersepeda Menuju sekolah sambil bercanda Dengan semangat jiwa yang mudaRindu di kalbu makin menggebu Memori sekolah telah berpadu Tentang guru berwajah teduh Tentang kelas yang begitu riuhRindu di hati makin menjadi Terbesit kisah yang terpatri abadi Tentang papan tulis wahana studi Tentang nasehat sehangat melodi6. Puisi 4 Bait “Jayalah Sekolahku Tercinta”Karya Ari Wulandari Jayalah sekolahku tercinta Tempatku menimba wawasan Guru-guru bijak mengajar Mendidikku ke jalan yang benarRuang kelas yang nyaman Banyak teman yang bersahaja Kantin yang penuh cerita Hidangan lezat menemani belajarLapangan sekolah yang luas Tempat bermain dan berkarya Prestasi yang membanggakan Menjadi bukti sekolahku yang hebatSekolahku tempatku belajar Berjuang meraih cita-cita Jayalah sekolahku tercinta Semoga makin luar biasa7. Puisi 4 Bait “Sekolah Rumah Idaman”Karya Putu Surya Nata Sekolah kami… rumah idaman Tempat belajar dengan rasa aman Dalam suasana yang penuh pertemanan Membuat kami betah dan nyamanSekolah kami… rumah harapan Tampak bersih dan penuh keindahan Terlihat menawan berhiaskan taman Membuat pikiran sulit melupakanSekolah kami… rumah impian Tempat kami belajar kebenaran Untuk menggali semua jawaban Atas segala ragam pertanyaanSekolah kami… rumah masa depan Tempat kami membangun kekuatan Menempa mental dengan pendidikan Agar berguna bagi kehidupan8. Puisi 4 Bait “Jayalah Sekolahku”Karya Putu Surya Nata Di tempat ini aku banyak belajar Bersama guru-guru yang penyabar Di tempat ini aku jadi pelajar Yang menempaku tuk tumbuh bersinarDi tempat ini ku dididik dengan benar Dihiasi keseriusan dan juga kelakar Berharap kelak menjadi orang besar Agar membantu Indonesia berkibarSekolah ini mengasah bakat dan nalar Mengajarkanku hal-hal yang mendasar Memberikan semangat untuk mengejar Mengejar impian seindah sang fajarSekolah ini jadi awalku untuk berlayar Berlayar dari kebodohan yang liar Menuju masa depan yang cerah berpijar Jayalah sekolahku, semoga makin tenar9. Puisi 4 Bait “Sekolah Kenangan”Karya Ari Wulandari Rindu akan sekolah lama Hidup tanpa beban Penuh tawa nan ceria Bersama teman-temanTeras sekolah yang indah Penuh kenangan menawan Kantin dengan hidangan menggoda Kembali ke masa nostalgiaWajah-wajah dulu Kini sangat ku rindu Ingin rasanya untuk bertemu Mengulang lagi ke masa laluOh, sekolahku tercinta Di sana ada banyak cerita Cinta kasih dan persahabatan Di hati selalu terasa10. Puisi 4 Bait “Sekolahku Istanaku”Karya Putu Surya Nata Sekolahku istanaku Tempat aku menuntut ilmu Meja dan bangku tersusun runut Tertata rapi di setiap sudutSekolahku istanaku Berhiaskan taman yang berpadu Tempat menawan membaca buku Membuat hati nyaman selaluSekolahku istanaku Meski letaknya di ujung jauh Tapi suasananya terasa teduh Membuat belajar tak jadi jenuhSekolahku istanaku Menjadi rumah yang aku rindu Tiada bosan untuk bertemu Bersama teman dan juga guru11. Puisi 4 Bait “Riuh Riang Anak Sekolah”Karya Ari Wulandari Di dalam gedung yang sederhana Berkumpul anak-anak bersemangat Siap belajar, siap menimba ilmu Dari buku-buku dan juga guruDi luar terdengar riuh suara Anak-anak bermain, tertawa riang Namun ketika bel bersuara Semua kembali ke dalam kelasDipandu guru-guru yang bijak Menginspirasi kami semua Memberi ilmu yang bermanfaat Berguna sepanjang hayatSekolah, tempat yang penuh arti Di sana belajar hidup berdikari Mendidik diri, meraih prestasi Menjadi insan yang berbakti12. Puisi 4 Bait “Selamat Ulang Tahun Sekolahku”Karya Putu Surya Nata Desiran angin membelai daun Rintik jatuh butiran embun Sinar surya merayap bangun Menghias alam indah berayunDi hari yang ceria mengalun Ku ucapkan selamat ulang tahun Untuk sekolahku, tempatku dituntun Moga kejayaan datang berduyun-duyunBertambah satu usiamu tersusun Semangat pendidikan jangan menurun Tempat kami dibimbing secara tekun Agar terwujud insan cerdas dan santunTiada kado mewah ataupun anggun Hanya sebait puisi yang aku himpun Meski rimanya tak seindah talibun Namun kuharap, kebahagiaan beruntun13. Puisi 4 Bait “Kala Cinta di Sekolah”Karya Putu Surya Nata Sekolah… Tempatku belajar mengawali cita Tempatku belajar mengukir cerita Membangun diri agar hidup tertata Mendidik diri biar tak hidup nistaSekolah… Tempatku tuk menemukan pelita Tempatku berlatih dari gulita Agar kelak tak lagi buta Dalam mengenal debu dan permataNamun kini… Aku terlarut dalam khazanah cinta Cinta di sekolah pada wanita Yang indahnya secantik jelita Yang membuat bibirku terbata-bataEntah apa… Caraku tuk hadapi realita Sebab cinta bisa bawa derita Karena cinta menggelapkan mata Membuat prestasi terlunta-lunta14. Puisi 4 Bait “Sekolahku Indah Merekah”Karya Putu Surya Nata Sekolahku yang indah Menawan dengan bunga merekah Berhiaskan embun yang membasah Menciptakan kesan hijau alamiahSekolahku yang indah Penuh pesona di tiap langkah Walau gedungnya tidak megah Tapi suasananya membuat betahSekolahku yang indah Memang bukan tempat yang mewah Tapi guru-gurunya bersikap ramah Membuat belajar makin bergairahSekolahku yang indah Tempat aku memulai sejarah Untuk belajar mencari arah Agar masa depan bersinar cerah* * *
puisi 4 bait tentang cinta